Minggu, Juni 28, 2009

Rossi, Assen dan 100

Ya kemenangan Rossi di Assen kemarin sungguh merupakan suatu pencapaian dari seorang pembalap sejati. Seperti yang saya sebutkan sebelumnya Rossi adalah seorang pahlawan sejati, dia tahu kapan harus memberikan kemenangan dan perayaan kepada pemujanya. Dengan kemenangannya kemarin di Assen, Belanda Rossi telah meraih kemenangannya yang ke 100 selama turun dalam lomba balap motor GP. Selain itu dia juga membuktikan kepada para pesaingnya tahun ini, terutama Lorenzo bahwa jangan pernah sekalipun memandang enteng Sang Doctor.
Dalam balapan kemarin boleh dibilang Rossi tidak menemui hambatan berarti. Start terdepan dan hanya ada di posisi kedua pada awal start akibat start yang kurang sempurna. Namun belum habis lap pertama posisi pertama yang dipegang Pedrossapun akhirnya harus diserahkan kepada sang jawara. Setelah itu sampai balapan berakhir tidak ada satupun pembalap yang mampu mengejar Rossi. Mungkin hanya Lorenzo yang mampu menguntit 1 detik lebih dibelakang Rossi selama beberapa putaran, namun tampaknya Rossi tahu bahwa Lorenzo bukan pembalap yang gampang diberi angin dan langsung tancap gas untuk meninggalkan pesaingnya itu.
Malang bagi tim pabrikan Honda, dua pembalapnya yaitu Pedrossa dan Davisioso gagal meneruskan lomba, tidak hanya tim pabrikannya saja, namun tim satelitnyapun tampaknya menemui hasil yang buruk pekan ini.
Stoner untuk keduakalinya dalam balapan kali ini tidak mampu memberikan perlawanan terhadap dua motor Yamaha yang dibesut Rossi dan Lorenzo. Apakah ini menjadi pertanda bahwa tim Ducatti akan menyerah tahun ini? Kita lihat saja dibalapan selanjutnya di Laguna Seca, Amerika Serikat.

Selasa, Juni 23, 2009

The End Of The World

Ada apa di tahun 2012, mengapa harus tahun 2012 dan banyal lagi pertanyaan yang muncul karena empat angka itu. Belakangan ini banyak film Hollywood yang mengangkat tema berakhirnya dunia akibat lemparan radiasi dari matahari yang mengakibatkan hancurnya dunia yang kita tempati ini. Setidaknya ada dua film yang saya tahu mengangaka tema tersebut yaitu "Doomsday" dan "Knowing". Pada dasarnya kedua film tersebut mengangkat tema tentang hari terakhir atau kiamat, yaitu bagaimana dunia ini akan hancur oleh jilatan api dan radiasi yang berasal dari lepasnya energi dari matahari kita. Kalau dilihat secara logika apa yang dipaparkan oleh kedua film tersebut memang masuk akal, karena apa yang mereka ceritakan itu tentunya didasari oleh penelitian ilmiah dan berdasarkan riset dan penelitian yang cermat dan teliti. Hal seperti yang diceritakan dalam film tersebut memang bukan tidak mungkin akan terjadi namun adanya buku atau prediksi ataupun ramalan yang mengatakan bahwa kiamat akan terjadi pada tahun 2012 adalah sesuatu yang tidak bisa begitu saja kite terima. Sebagai orang yang beriman hendaknya kita memang harus percaya pada hari akhir dimana pada tiupan sangkakala yang terakhir dari Izroil maka dunia ini akan hancur. Namun untuk percaya 100 persen akan ramalah dari manusia adalah sesuatu yang salah, karena apabila memang hal seperti itu akan terjadi tentunya secara logika juga sudah akan ada peringatan dini terhadap kita akan kejadian seperti itu. Peningkatan suhu di atas muka bumi ini lebih disebabkan karena semakin menipisnya lapisan ozon kita akibat efek rumah kaca. Malah boleh dibilang pola hidup kitalah yang saat ini justru menjadi faktor terbesar bumi ini menuju kehancuran.
Namun dari kedua film itu, film yang dibintangi oleh Nicholas Cage,"Knowing"-lah yang sungguh menarik perhatian saya dan membuat saya gatal untuk mengulasnya disini. Dalam film itu diceritakan bagaimana bumi ini akan hancur karena kegiatan kosmis tersebut, namun justru yang menarik perhatian saya adalah akhir dari cerita itu. Dalam akhir film itu diperlihatkan bagaimana dua orang anak kecil yang telah terpilih untuk diselamatkan oleh seseorang atau sesuatu ke tempat lain yang lebih aman untuk meneruskan peradaban mahluk hidup. Spesial efek yang ditampilkan menunjukkan bagaimana mahluk tersebut berubah menjadi cahaya dan tampak samar-samar ada sayap dibelakang tubuhnya dan pada akhir cerita kedua anak tersebut berlari di padang rumput menuju ke sebuah pohon besar. Nah hal inilah yang menjadi hal yang sungguh menggelitik untuk saya angkat. Menurut saya sang sutradara ingin menggambarkan tentang malaikat dan surga. Dimana malaikat dibayangkan sebagai mahluk yang hampir mirip dengan kita secara fisik namun hanya terdiri dari cahaya. Sedangkan pada saat kedua anak tersebut berlarian itu menuju ke pohon kuldi yang diceritakan dalam Al Qur'an. Dalam bayangan kita umat muslim sesuatu yang gaib itu tampaknya tidak boleh digambarkan secara visual ataupun seakan-akan gambaran yang kita dapat itu tidaklah sefenomenal apa yang divisualkan oleh orang non muslim. Saya melihat justru kita umat muslim terbatasi oleh sesuatu untuk membayangkan kemegahan dari Allah SWT, justru mereka yang non muslim dapat menginterpretasikan kebesaran Allah SWT dan ciptaannya dengan lebih baik(ini bersifat pribadi loh). Dengan kendaraannya yang sangat besar dan tidak bisa dijelaskan dengan logika manusia dan dengan kecepatan cahaya, itulah kendaraan para mahluk itu dalam film ini.
Tampak sekali setelah perang salib terjadi, kekayaan intelektual kaum muslim dijarah oleh mereka dan justru kita bukannya bangkit tapi malah makin terpuruk saja.
Eh kok jadi ke masalah agama ya, tapi it's oke lah...toh semua itu tergantung kita sendiri sebagai indidukan...

Senin, Juni 22, 2009

Anak Muda Itu Bernama Vettel


F1 GP Silverstone benar-benar menjadi milik team Redbull Renault dengan memasukkan dua pembalapnya di posisi teratas yaitu Sebastian Vettel dan Marc Webber. Brawn GP team yang 6 balapan sebelumnya terus mendominasi masih bisa bernafas lega setelah masih bisa menempatkan pembalapnya Rubens Barichelo di posisi ke 3. Buat Jenson Button balapan di kampung halamannya sendiri ini tampaknya kembali memberinya hasil yang buruk bagai sebuah kutukan yang tak pernah lepas dari dirinya. Jenson hanya mampu finish di urutan ke 6 itupun setelah bersusah payah dan melalui keberuntungan yang dialaminya.
Apa yang diraih oleh Sebastian Vettel benar-benar luar biasa. Dia mencetak hattrick dalam balapan kali ini, yaitu dengan meraih pole position, fastest lap dan podium pertama. Rumors yang mengatakan bahwa anak muda ini diprediksi sebagai pengganti Schummmi di balapan F1 tampaknya benar-benar akan terjadi. Sepanjang balapan tidak ada satu pembalappun yang dapat mendekati posisinya. Vettel berhasil mengemudikan mobilnya dengan sempurna. Bagi tim Redbull hal ini menjadi hadiah besar, karena memberikan tambahan point yang cukup besar dalam klasemen konstruktor. Apa yang diraih oleh Redbull ini sebenarnya sudah tampak sejak sesi kualifikasi sebelumnya. Sedang bagi tim Brawn, balapan kali ini tampak keberuntungan menjauh dari mereka. Ban yang dipakai Button lambat untuk mendapatkan suhu yang sempurna pada saat kualifikasi sehingga hanya bisa menempatkan dirinya start ke 6 dalam balapan kali ini.
Selain Redbull mungkin bisa disebut balapan kali ini adalah kemenangan kecil bagi Ferarri, setelah Massa dan Raikonnen mampu finish di 10 besar. Strategi late pitstop yang dibuat oleh race director Ferarri mampu mengangkat posisi Massa. Kedua pembalap Ferarri ini mampu finish lebih baik dari posisi startnya.
Dengan hasil kali ini semoga sisa seri yang akan digelar akan semakin seru dan semoga pertikaian antara FIA dan FOTA dapat segera diselesaikan.

Jumat, Juni 19, 2009

Tingkah Polah Calon Presiden Kita

Semalam untuk pertama kalinya diadakan debat calon presiden yang disiarkan secara langsung oleh beberapa televisi swasta. Saya menghargai usaha komisi pemilihan umum ini dalam rangka usaha mereka untuk lebih meningkatkan apresiasi pemilih kita dalam pemilu presiden kita. Dengan adanya debat calon presiden ini diharapkan para pemilih dapat lebih tahu visi dan misi dari mereka yang akan memimpin kita 5 tahun ke depan. Ada beberapa catatan kecil yang sangat ingin sekali saya komentari dari debat capres semalam ini. Terus terang saya melihat acara ini hanya 15 menit pertama, karena setelah para capres tersebut mulai menceritakan misi dan visinya saya langusung pergi bukan karena tidak suka atau tidak percaya kepada mereka tapi karena kebetulan saya ada urusan lain yang lebih penting, yaitu nengokin teman yang sedang sakit.
Kembali ke debat capres semalam, ada satu hal yang sangat saya sayangkan yaitu moderator yang dipilih oleh KPU. Sebenarnya saya bukanlah seseorang yang terlalu mempermasalahkan keyakinan ataupun agama seseorang, namun pemilihan anis baswedan sebagai moderator adalah suatu hal yang sangat tidak tepat, bukan karena latar belakang akademisinya yang katanya doktoral dalam 3 bidang terutama ekonomi dan governence akan tetapi keberpihakan anis yang sangat jelas terbaca terhadap partai yang berkuasa sekarang ini, dan juga latar belakang sebagai rektor paramadhina yang katanya sih sumbangan dari orang yahudi.
Nah satu lagi yang sangat menggelitik mulut atau tangan saya untuk mengomentari acara semalam adalah tingkah polah para capres kita. Sebenarnya hanya satu calon saja yang akan saya komentari tapi nanti saya dibilang pilih kasih kok calon pilihannya tidak dikomentari. OK, saya akan fair untuk masalah ini. Untuk Ibu Megawati saya hanya akan mengomentari satu hal, yaitu bahwa masih saja adanya kesombongan yang tersisa dan seorang bekas presiden yang dikalahkan oleh pembantunya SBY yang akhirnya menjegal dia pada pilpres langsung 2004. Sebagai seorang negarawan hendaknya Megawati harulah legowo dan tetap menghargai dia sebagai pesaing dalam usahnya menjadi RI 1. Dengan terus bersikap bermusuhan dengan SBY justru hal ini akan mengurangi simpati masyarakat terhadap dirinya. Saya rasa cukup untuk calon kita yang satu ini(pilih satu coy).
Nah yang saya sangat ingin komentari adalah pada saat moderator memanggil calon nomor dua, kita semua dapat melihat bahwa SBY membawa setumpuk kertas putih yang tidak tahu ada isinya atau hanya kertas kosong saja. Lain dengan dua calon lainnya yang boleh dibilang hanya lenggang kangkung saja, walaupun akan berdebat nantinya. Sungguh suatu hal yang bagi saya sangatlah tidak pantas bagi seorang calon presiden untuk membawa bekal sedemikian banyaknya hanya untuk debat yang paling lamanya hanya satu jam. Memang kalau mau berperang lebih baik apabila kita siapkan dulu amunisi kita. Namun apa yang dilakukan oleh SBY terlalu berlebihan, adalah bukan kapasitas seorang presiden untuk menunjukkan kepada kita angka-angka ataupun bukti empiris akan keberhasilannya selama ini, yang kita butuhkan adalah bahwa mereka itu dapat meyakinkan kita bahwa mereka benar-benar akan melaksanakan apa yang mereka janjikan untuk mensejahterakan rakyat. Boleh dibilang ini adalah blunder SBY yang kesekian kalinya. Seorang presiden dibutuhkan untuk mengambil keputusan yang cepat dan tepat akan suatu masalah bangsa dan juga mempengaruhi hajat hidup orang banyak dan bukan dengan menganalisa satu demi satu angka-angka ataupun hasil survey atas masalah tersebut untuk dipikirkan sendiri.
Terakhir yang perlu saya komentari adalah mengenai team sukses para tiap calon presiden. Di Metro TV sebelum para capres mengungkapkan visi dan misinya, Najwa Sihab mencoba menggali bagaimana ataupun pandangan masing-masing ketua team sukses tiap capres. Namun ada satu yang bagi saya cukup membuat hati miris bahwa orang yang katanya berpendidikan dan banyak dihargai orang tapi bertindak bak anak kecil yang membabi buta membela temannya yang gendut yang selalu membelikan jajan padanya kalau istirahat. Dengan kumis yang tebal dan aksen yang saya tidak tahu dibuat-buat atau tidak andi malarangeng tampak sekali melarang kontestan lain untuk mengakui keberhasilan pemerintahan selama ini. Jadi bagi dirinya apa yang terjadi dan diraih selama ini adalah mutlak milik SBY dan partai demokrat. Hey pak wong yang namanya pemerintahan itu terdiri dari UU, Pemerintah dan Rakya, jadi ya bukan situ saja yang berjasa.
Kembali saya mengingatkan kepada rekan semua, daripada muntah melihat acara tv akhir-akhir ini, lebih baik tentukan pilihan anda saat ini dan tunggu nanti tanggal 8 juli untuk memilih siapa yang anda anggap pantas memimpin negara yang kita cintain ini.

Kamis, Juni 18, 2009

Persaingan Abadi Real Madrid Dan Barcelona


Musim depan tampaknya liga Spanyol akan menjadi daya tarik utama bagi para penggemar bola. Dengan masuknya Kaka dan Ronaldo ke Real Madrid tampaknya semua pemain terbaik di dunia merumput di sini. Musim depan ini kita akan disuguhkan pertandingan kelas dunia dari dua seteru abadi yaitu Real Madrid dan Barcelona. Saya sungguh berharap agar terjadi momen-momen istimewa yang disuguhkan oleh para pemain ini. Sentuhan dan operan ajaib dari Kaka maupun tendangan bebas yang akurat dari Ronaldo tampaknya akan sering kita lihat di liga Spanyol musim depan. Dari banyaknya pemain hebat yang ada di Madrid saya akan menyebutkan tiga nama disini yang akan bersaing dengan trisula Barca. Mereka yaitu Kaka, Ronaldo dan Higuain dari El Real dan Messi, Iniesta dan Henry di Barca. Kita akan buktikan musim depan siapakah yang lebih baik, trisula yang dimiliki Les Merengues atau El Barca.
Sungguh suatu persaingan yang perlu kita nantikan. Semoga saja mereka semua dapat memberikan penampilan sesuai dengan harga yang dipatok oleh Florentino Perez untuk memboyong mereka ke Madrid.

Selasa, Juni 16, 2009

Pembuktian Kobe


Final NBA 2009 akhirnya dimenangkan oleh LA Lakers setelah dalam pertandingan kelima yang masih dilangsungkan di kandang Orlando Magic, Bryant dan kawan-kawan berhasil menekuk pasukan Orlando dibawah asuhan Van Gundy. Bagi Phil Jackson ini merupakan kemenangannya yang kesepuluh, dimana 6 diantaranya diraih selama melatih Chicago Bulls. Bagi Kobe Bryant kemenangan timnya kali ini juga merupakan suatu pembuktian kepada mereka yang meragukan kemampuannya setelah berpisah dengan Shaquille O'neal. Memang kemenangan terakhir Lakers adalah pada musim 2002 setelah mereka berhasil meraih Threepeat dengan dukungan dari 2 pemain sentral mereka yaitu Kobe Bryant dan Shaquille. Namun banyak yang meragukan bahwa Kobe dapat memberikan permainan terbaiknya apabila dipisahkan dengan Shaq. Nah kemenangan ini membuktikan bahwa Kobe mampu memberikan kemenangan pada Lakers tanpa adanya Shaq. Musim ini Lakers dan Kobe memang sudah mendominasi sejak awal musim. Berkat kerja keras dan kerjasama tim yang solid akhirnya memberikan mereka kemenangan manis di akhir musim. Selain meraih cincin juaranya yang keempat, Kobe juga dinobatkan sebagai MVP Final kali ini dimana gelar ini baru kali ini diraihnya. Selamat Kobe...

Senin, Juni 15, 2009

Siapakah Raja Old Trafford Musim Depan


Seminggu belakangan ini kita dikejutkan oleh apa yang dibuat oleh Florentino Perez dari Spanyol. Sebagai pucuk pimpinan dari Real Madrid, dia menggelontorkan dana yang sangat fantastis untuk memboyong Kaka dari AC Milan. Belum selesai sampai disitu, CR 7 yang memang sudah diincar dari musim lalupun akhirnya dipinang ke Real Madrid dengan rekor transfer fantastis yang memecahkan rekor transfer sebelumnya yang dipegang Zidane selama 8 tahun. Transfer Ronaldo dari Manchester United ke Real Madrid mencapai 1,3 Trilyun, sungguh suatu angka yang fantastis mengingat bahwa dunia kini sedang dilanda krisis global. Usaha Florentino Perez ini adalah usaha kembali untuk membangkitkan Los Galacticos edisi 2, setelah pada musim lalu Madrid puasa gelar. Saya tidak mau terlalu banyak membicarakan Real Madrid dan Ronaldonya namun apa yang terjadi pada Sir Alex sehingga membiarkan anak emasnya untuk pindah ke Barnebau. Pada musim lalu tampak sekali bahwa Sir Alex sangat mempertahankan CR 7 untuk tidak pindah ke sana, namun berbeda pada saat ini. Apa mungkins Sir Alex merasa bahwa Ronaldo sudah tidak bisa mencapai prestasi yang lebih baik lagi. Namun melihat hasil transfer antara MU dan Madrid sebelumnnya yaitu Ruud Van Nilsteroij, Ruddje berhasil menyumbangkan trophy liga dan Champion pada Madrid. Jadi kalau dibilang Ronaldo sudah melewati masa keemasannya tampaknya masih terburu-buru untuk memastikan. Dengan usia yang masih bisa dibilang relatif muda saya rasa masih banyak yang bisa kita nantikan dari sang CR 7. Namun saya rasa memang tidak baik menahan seorang pemain apabila dia sudah tidak kerasan lagi, daripada membawa suasana yang tidak kondusif di lapangan lebih baik melepaskannya, toh MU mendapat dana yang luar biasa dari transfer tersebut. Selain dana yang baru saja didapat dari sponsor baru setelah meninggalkan AIG, tampaknya MU tidak pusing mengenai dana untuk membeli pemain. Namun melihat pengalaman sebelumnya tampaknya Sir Alex tidak tertarik untuk menggunakan dana tersebut untuk membeli pemain yang sudah jadi. Pembelian MU terbesar terakhir adalah pembelian Berbatov yang kurang memuaskan.
Melihat perkembangan belakangan ini dimana klub-klub elite lainnya sudah kasak-kusuk tentang pemain yang akan diincarnya, tampaknya MU masih adem ayem saja walaupun baru saja kehilangan CR 7.
Kita tunggu saja kejutan apa yang akan dilakukan oleh Sir Alex untuk kembali memberikan kita pertunjukkan fantastis di panggung drama terbesar sepak bola THE OLD TRAFFORD musim depan.